PERBEDAAN NILAI DARAH RUTIN PADA PASIEN DENGAN TULI MENDADAK DIBANDINGKAN KONTROL DI RSUP SANGLAH DENPASAR PERIODE JANUARI 2018 - MARET 2021

Penulis

Kata Kunci:

PERBEDAAN NILAI DARAH RUTIN PADA PASIEN DENGAN TULI MENDADAK

Abstrak

Tuli mendadak atau sudden sensorineural hearing loss (SSNHL) adalah penurunan pendengaran sensorineural 30 dB atau lebih, paling sedikit tiga frekuensi berturut-turut pada pemeriksaan audiometri dan berlangsung dalam waktu kurang dari

3 hari. Kejadian ini merupakan keadaan darurat neurotologi yang memerlukan penatalaksaan secara cepat dan komprehensif. Prevalensi di Amerika adalah 5-20 kasus per 100.000 penduduk dan lebih dari 10 kasus per 100.000 penduduk di Korea. SSNHL dapat diderita oleh semua golongan usia, namun paling prevalen pada usia 40-50 tahun.1

Penyebab tuli mendadak adalah multifaktorial, sehingga respon terapi dan prognosis bervariasi antar penderita. Tuli mendadak dapat disebabkan oleh autoimun, infeksi, fungsional, metabolik, neoplastik, neurologi, otologi, toksik, traumatik dan vaskular.2,3 Hanya 10-15% kasus tuli mendadak dapat diidentifikasi etiologinya. Kebanyakan terjadi karena sebab yang tidak diketahui/ idiopatik. Tuli biasanya bersifat unilateral sehingga sering diabaikan oleh penderita, selain itu 32-65% tuli mendadak dapat membaik tanpa pengobatan. Gejala yang menyertai tuli mendadak adalah rasa

 

 

penuh di telinga, vertigo dan tinitus. Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, garpu tala, audiometri nada murni dan pemeriksaan penunjang.4

Pemeriksaan penunjang yang dilakukan antara lain laboratorium penanda inflamasi, serum kolestrol, glukosa darah serta pencitraan dengan Computed Tomography (CT) scan atau Magnetic Resonance Imaging (MRI). Pemeriksaan laboratorium darah rutin adalah pemeriksaan sederhana yang sering dilakukan di berbagai tingkat fasilitas kesehatan, selain karena cara pengambilannya mudah, proses pengerjaannya juga lebih sederhana. Dari hasil pemeriksaan darah rutin ini didapatkan informasi mengenai hematokrit, neutrophil- lymphocyte ratio (NLR), platelet- lymphocyte ratio (PLR), monocyte- lymphocyte ratio (MLR), red cell distribution width (RDW) dan mean platelet volume (MPV). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan nilai hematokrit, NLR, PLR, MLR, RDW dan MPV pada pasien tuli mendadak di RSUP Sanglah tahun 2018-2021.

Referensi

Diterbitkan

2025-01-23