KARAKTERISTIK FAKTOR PREDISPOSISI RINOSINUSITIS DI POLIKLINIK RSUP SANGLAH PERIODE APRIL 2020 SAMPAI APRIL

Penulis

Kata Kunci:

KARAKTERISTIK FAKTOR PREDISPOSISI RINOSINUSITIS DI POLIKLINIK RSUP SANGLAH PERIODE APRIL 2020 SAMPAI APRIL

Abstrak

Rinosinusitis didefinisikan sebagai peradangan simptomatik dari mukosa sinonasal. Penyakit ini diklasifikasikan menjadi rinosinusitis kronis (RSK) bila terjadi selama 12 minggu atau lebih dan rinosinusitis akut dan sub akut bila dengan durasi kurang dari 12 minggu. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit kronis yang paling umum pada orang dewasa di beberapa negara. Secara klinis penyakit ini diklasifikasikan menjadi dua fenotipe rinosinusitis kronis dengan dan tanpa polip hidung.1 Namun bedasarkan klasifikasi EPOS terbaru, RSK dibagi menjadi RSK primer dan sekunder, kemudian masing-masing dibagi lagi berdasarkan endotipe dominannya.2

Rinosinusitis kronis diperkirakan terjadi pada 13% populasi di Amerika Serikat2 dan 10,9% dari populasi di Eropa dengan kejadian 1,13 per 100 orang per tahun.4-5 Pasien dengan RSK secara signifikan mengalami gangguan kualitas hidup termasuk tekanan emosional dan penurunan aktivitas fisik dan sosial.1 Di Indonesia, penelitian berbasis RS (termasuk penelitian di RSUP Sanglah sebelumnya) juga mendapatkan prevalensi yang cukup tinggi.6-7

Meskipun patogenesis rinosinusitis sudah banyak diteliti namun etiologinya masih tetap kontroversial. Secara tradisional RSK tanpa polip dianggap sebagai konsekuensi dari infeksi bakteri yang mirip dengan rinosinusitis akut, sedangkan

 

RSK dengan polip paling sering ditandai dengan peradangan. Faktor risiko potensial pada kedua bentuk RSK adalah obstruksi anatomi kompleks osteomeatal, gangguan pembersihan mukosiliar, osteitis, mikroba, biofilm, efek superantigen, disfungsi imun, gangguan pertahanan epitel, faktor genetik, dan paparan lingkungan seperti alergen dan iritan yang dihirup.1

Dampak RSK pada kesehatan cukup signifikan, oleh karena itu pencegahan merupakan salah satu modalitas penting. Namun untuk mengetahui pencegahan tersebut perlu diketahui faktor risiko yang mendasari termasuk komorbiditasnya. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan diteliti tentang komorbiditas yang terdapat pada pasien rinosinusitis.

Referensi

Diterbitkan

2025-01-24