KARAKTERISTIK PASIEN KEGANASAN KEPALA LEHER DI RSUP PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH DENPASAR PERIODE 1 JANUARI 2021 – 31 DESEMBER 2023

Penulis

  • dr. Komang Soniananda Pradnyana Putri Penulis

Kata Kunci:

KARAKTERISTIK PASIEN KEGANASAN KEPALA LEHER DI RSUP PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH

Abstrak

Keganasan kepala dan leher adalah masalah kesehatan dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Di seluruh dunia, diperkirakan 644.000 kasus baru keganasan kepala dan leher didiagnosis setiap tahunnya, dan dua pertiga dari kasus tersebut terjadi di negara-negara berkembang dengan angka kematian sebesar

350.000 kasus per tahun. Kanker ini terus meningkat dalam tiga dekade terakhir.1 Kanker kepala dan leher ditandai dengan beragam kelompok tumor ganas yang dapat berkembang di dalam atau di sekitar tenggorokan, mulut, hidung, dan sinus.2

Faktor risiko keganasan kepala leher bersifat multifaktorial termasuk genetik, riwayat merokok, perokok pasif, paparan karsinogen, kebersihan mulut, penyakit menular seperti Human Papilloma Virus (HPV), dan Epstein Barr Virus (EBV), riwayat keluarga, konsumsi alkohol, status sosioekonomi, tingkat pendidikan yang rendah dan pekerjaan. Selain itu kondisi demografi seperti usia dan jenis kelamin juga merupakan salah satu faktor risiko keganasan kepala dan leher.3,4

Keganasan kepala dan leher merupakan masalah kesehatan yang penting, hal ini dikarenakan keberhasilan terapi bergantung pada stadium penyakit. Pasien yang diterapi pada stadium dini dikatakan memiliki kualitas hidup lebih baik dibandingkan pasien yang diterapi pada stadium lanjut. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik pasien keganasan kepala leher khususnya

 

berdasarkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, lokasi organ yang terlibat dan temuan histopatologis di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar pada periode 1 Januari 2021 hingga 31 Desember 2023.

Referensi

Diterbitkan

2024-12-27